Budidaya Keong Mas Pakan Ayam Mudah dan Menguntungkan

Mudah dan Menguntungkan dapat diraup sembari memelihara ayam untukdiambil telur atau daging yaitu Budidaya Keong Mas Pakan Ayam.

Budidaya Keong Mas Pakan Ayam –  Mencari Keuntungan sebanyak mungkin adalah alasan terpeting ketika membukan sebuah Usaha, Salah satu cara adalah dengan mengolah sendiri pakan yang akan dikonsumsi dan dijual sebagian untuk keuntungan tambahan.

Salah satu hama yang akan kami bahas adalah keong mas yang merupakan hama bagi semua kalangan petani karena merusak panen. Memakan dan bertelur banyak membuat para petani resah kegagalan panen bisa khususnya tanaman padi.

Bernama latin Pormacea Canaliculata Lamarck  hewan satu ini sangat menyukai padi muda dan memiliki lendir dan jumlahnya banyak. Namun dibalik sifat hama nya ternayta keong mas sangat banyak sekali mengandung nutrisi yang sangat bagus untuk pakan Ayam.

Tidak hanya ayam saja yang dapat menikmasti manfaat dari keong mas ini karena kadungan protein, omega 3, omega 6 dan juga omega 9. Sangat bagus untuk manusia sehingga banyak yang dibuat olahan makanan lain seperti sate keong yang enak dan bergizi.

Cara membudidayakan Keong Mas

Tidak susah pake gentong saja sudah bisa namanya juga penghematan untuk mendapatkan keuntungan sebesar besarnya. Perlu diketahui bahwa keong mas dapat hidup di daerah yang lembab dengan suhu 25-30 celcius.

Ukuran drum yang kamu bisa gunakan tergantung selera karena Keong Mas yang kamu pelihara jika jumlahnya banyak maka diperlukan tempat besar Setelah mempunyai tempat maka kamuharus buat wajah penutup agar keong tidak lari . Kemampuan keong untuk merayap di dinding perlu diwaspadai lendinrnya membantunya untuk kabur dan Pencahayan yang cukup diperlukan.

Pada Bagian fondasi kamu bisa berikan tanah liat untuk menjadi alasnya karena seperti ayng kami jelaskan bahwa keong bisa hidup ditempat lembab.Selain tanah liat kamu juga bisa memberikan tanah biasa sebagai fondasi nya namun jangan yang sudah kena pestisida.

Ciri ciri dari Keong Mas :

  • memiliki tinggi cangkang sampai 40 mm dengan diameter 15–25 mm;
  • bentuknya seperti kerucut membulat dengan warna hijau-kecoklatan atau kuning kehijauan.
  • Puncak cangkang agak runcing,
  • tepi cangkang menyiku tumpul pada yang muda,
  • jumlah seluk 6-7,
  • agak cembung,
  • seluk akhir besar.
  • Mulut membundar,
  • tepinya bersambung,
  • tidak melebar,
  • umumnya hitam.
  • memiliki operculum, semacam penutup/pelindung tubuhnya yang lunak

Artikel Terkait  :