Burung Paling Berbahaya Karena Cakar Tajam Dan Mematikannya

Hewan buas sangat beragam namun buas belum tentu bahaya namun ada jenis Burung Paling Berbahaya di dunia yang sangat mematikan

Burung Paling Berbahaya

Hewan yang paling berbahaya tentu saja dalam pikiran kita adalah hewan yang memiliki racun mematikan. Namun racun hewan saat ini masih bisa diobati karena racun yang mematikan juga bisa menjadi racun yang menjadi obat.

Memiliki bisa tentu saja yang terpikir adalah hewan ular makhluk melata yang sangat menakutkan. Bisa ular yang sudah sangatlah terkenal diseluruh dunia namun racun ular ini masih kalah dengan tendangan seekor hewan unggas ini.

Iya hewan unggas ini bukan lagi termasuk kedalam hewan buas namun hewan yang sangat berbahaya. Kempuan membunuh yang secara alami melalui tendangan yang sangatlah kuat dari kaki yang besar serta cakar yang tajam.

Hewan yang menyerupai ayam namun ukurannya tidak sebesar burung unta namun sangatlah berbahaya. Jika merasa terancam burung ini akan melompat ke lawan lalu menendangnya dengan kuku tajam 12 cm dan membuat luka dalam.

Pendarahan yang terjadi tentu saja akan sulit diobati karena organ dalam yang sudah terluka parah. Burung kasuari termasuk hewan yang sudah hampir punah dan jarang bisa ditemukan dan termasuk Burung Paling Berbahaya didunia.

Kecepatan untuk berlari burung ini juga sangatlah tinggi bisa mencapai 40 km per jam dan melompat 1,5 meter. Berat dari burung ini juga tidak ringan bisa mencapai 60 kilogram membuat burung besar ini cukup ditakuti hewan lainnya.

Burung Berbahaya

Ternyata burung yang mematikan dan berbahaya ini tidak menyukai konflik dan akan menghindar dahulu. Jika sudah dalam keadaan terpuruk dan juga terancam akan membuat burung ini melompat dan memberikan tendangan mematikan.

Saat ini evolusi yang sudah semakin tinggi burung kasuari sudah tidak ada takut lagi dengan manusia. Bahkan hewan ini sepertinya memiliki sifat bermusuhan dengan manusia dikarenakan banyaknya kontak manusia dibidang wisata.

Biasanya pada saat bertemu burung kasuari para wisatawan akan memberi makanan secara langsung. Hal ini membuat burung mematikan ini jadi jinak dan tidak takut lagi kepada manusia dan sudah tidak lagi merasa terancam olehnya.